Sekarang gue udah tau apa sebab gue putus. Gue putus karna gue gak sama dia waktu valentine. Valentine kemaren emang gue gak ada di rumah, dan gak di Semarang. Karna gue waktu itu ada di Magelang, tepatnya di Seminari Menengah St. Peter Canisius Mertoyudan. Apa gue salah ? Bagaimana menurut para readers ? Gue analisa masalah ini. Dan gue ngrasa valentine gak harus di tanggal 14 Februari. Valentine bisa kita rayain kapan aja. Dan bisa kita rayain kapanpun. Dan kini gue menyimpulkan tentang Cinta yang seharusnya, Cinta sejati. “Cinta sejati bukanlah pada saat kita sedang di mabuk asmara, ketika kita menghabiskan waktu dengan orang yang kita cintai. Tapi cinta sejati adalah ketika orang yang kita cintai menyakiti kita, ketika manisnya cinta sudah tidak terasa lagi, tapi kita masih berdiri di sampingnya dan peduli dengannya, dan mencintainya. Karena cinta sejati adalah apa yang tersisa ketika api cinta telah padam” ~Adrianus Vian~. Keep spirit, Vian !
Posting Komentar