undefined
undefined
KS dan Vian
Yth. Menteri Lingkungan Hidup
Di tempat

Selamat Siang, Pak. Ijinkan saya untuk memperkenalkan diri, nama saya Vian. Mungkin bapak tidak mengerti maksud saya menulis surat ini, tapi perlu diketahui saya juga tidak tahu maksud saya menulis surat ini. Bapak mungkin tidak kenal saya, tetapi saya kenal bapak karena bapak adalah teman dari kakeknya teman ayah sepupu nenek keponakan tukang bakso di depan sekolah saya. Nah bingung kan? saya juga bingung, tetapi tak usah dipikir.

Nah, sekarang kita masuk ke inti pembicaraan. Maksud saya mengirim surat ini bukan untuk meminta uang jajan kepada bapak, tetapi saya ingin berbagi ilmu kepada bapak (walaupun saya hanya seorang bocah kecil, bau, dekil). Selama saya sekolah, saya pernah diajarkan pelajaran tentang lingkungan hidup, seperti contohnya IPS Geografi, Biologi, dan pelajaran kebanggaan saya KPDL. Ketika marak perbincangan tentang Go Green, saya mulai menganalisa lingkungan di sekitar kita. Analisa ini sudah saya lakukan bertahun-tahun. Oke, untuk menanam kembali pohon-pohon, kita harus membeli semangka dari toko bang Mamat. Lho kok sampe Bang mamat ? Ya Bang Mamat adalah yang punya Toko Buah Sejahtera. Saya sering banget main ke tokonya Bang Mamat. Lho kok jadi curhat ? Kita balik lagi ke pembicaraan. Maksud ane adalah kita beli buah di tokonya bang mamat, lalu buang bijinya di tepi-tepi jalan. Paling 5 tahun ke depan sudah banyak pohon di negara kita. Jadi kesimpulannya jangan tebang pohon sembarangan ! (gak nyambung -_____-). Sekian surat dari saya. Terima kasih.

Semarang, 23 Desember 2010



Penulis Dekil